Penulis : Rheynald Rizky Parlaungan | 02 July 2026
Himpunan Mahasiswa Hukum Universitas Nasional menyampaikan Pernyataan Sikap sebagai wujud komitmen dalam mengawal nilai-nilai demokrasi kampus, transparansi, akuntabilitas, serta kepastian hukum di lingkungan Universitas Nasional.
Melalui pernyataan ini, HIMAKUM mendorong dibukanya ruang audiensi yang terbuka, penyampaian informasi yang transparan mengenai status pembekuan Senat Mahasiswa Universitas Nasional, serta kejelasan pengelolaan anggaran kemahasiswaan selama masa pembekuan. Kami juga menyerukan pentingnya menghadirkan kembali lembaga representasi mahasiswa yang sah, demokratis, dan berlandaskan prinsip keadilan.
Dengan ini kami meyakini bahwa dialog yang terbuka dan penyelesaian yang berlandaskan hukum merupakan langkah terbaik dalam mewujudkan kehidupan kampus yang sehat, representatif, dan berintegritas.
Silakan masuk menggunakan akun mahasiswa HIMAKUM untuk meninggalkan komentar di artikel ini.
Masuk ke PortalMenurutku pernyataan sikap HIMAKUM ini mencerminkan kepedulian mahasiswa terhadap pentingnya demokrasi kampus, transparansi, dan akuntabilitas dalam tata kelola kemahasiswaan. Harapannya, semoga aspirasi ini bisa menjadi dasar terbangunnya dialog yang konstruktif antara mahasiswa dan pihak universitas, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan secara terbuka, adil, dan sesuai dengan prinsip-prinsip hukum demi terciptanya lingkungan akademik yang berintegritas.
sebagai mahasiswa, saya mengapresiasi langkah HIMAKUM dalam menyuarakan pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan demokrasi di lingkungan kampus. saya berharap, semoga aspirasi ini dapat ditindaklanjuti melalui dialog yang terbuka sehingga tercipta solusi yang adil, sesuai dengan landasan hukum, dan berpihak pada kepentingan seluruh mahasiswa.
Apresiasi dan dukungan penuh untuk gerakan ini. Kampus yang sehat adalah kampus yang transparan dan mau membuka ruang dialog dengan mahasiswanya. Kawal sampai tuntas!
Sepakat! Tuntutan ini sangat mendasar. Setelah pembekuan sejak 2014, sudah semestinya ada kejelasan dan keterbukaan informasi dari pihak rektorat. Hidup mahasiswa!"